Home
Anugerah dan Amanah

> recent entries
> calendar
> friends
> profile

Advertisement

Thursday, April 8th, 2004
1:37 pm - coklat
baca artikel ini, rasanya seneeeeng. Mudah-mudahan hasil penelitiannya valid dan benar. Soalnya selama ini, camilan favorit adalah coklat. Banyak snack berbahan coklat yang bisa dimakan, jadilah makanan itu yang dijadikan camilan. Umumnya, snack berbahan coklat memakai bahan penunjang dari tumbuhan (misalnya minyak kedelai, atau lesitin dari kedelai). Beda sama snack lain yang emulsifiernya berbahan tidak jelas.

o iya, masih ada cerita soal pemeriksaan minggu ke 31 dan 33 yang terlewat diceritakan. Juga cerita saat sang ayah ikut kelas kehamilan dan harus memakai 'perut hamil' seberat 7 kg belum sempat ditulis. Kalau ada mood, insya Allah ditulis..

current mood: excited

(1 comment | comment on this)

Friday, March 5th, 2004
5:11 pm - Dia Menendang Dokternya..
pemeriksaan minggu ke 29....

plasentanya terlihat jelas,
ketubannya juga jelas,
detak jantungnya teratur,
wajahnya ditunjukkan dokter: mata, hidung, dan..
'his nose looks like yours..' ~_~
dia termasuk bayi yang aktif (begitu kata dokternya)
ada saat dokternya bilang 'ouch.. he's kicking me'
(^_^)
alhamdulillah..
perkiraan berat badannya sekarang 1.9 kilo
agak lebih tinggi dari umumnya
tapi, sekali lagi, dokternya bilang, masih dalam batas normal mengingat postur ayahnya

mudah-mudahan normal, sehat, bagus rupa fisik dan akhlak, jadi anak yang sholeh..

current mood: amused
current music: Damba Cinta-Mu - Raihan

(comment on this)

Thursday, February 19th, 2004
5:28 pm - keep your weight..
Selasa lalu, pemeriksaan rutin. Kali ini menginjak minggu ke 27. Beratnya sudah mencapai 1518 gram, setidaknya berdasarkan perkiraan dokter dari USG. Dokternya bilang, plasenta yang menjadi jalan masuk makanan untuknya terlihat jelas. Air ketubannya juga terlihat jelas, meski di layar yang terlihat adalah hitam pekat. Dokter menunjukkan hampir keseluruhan organ vitalnya. Jantungnya yang berdetak teratur, pembuluh darah utamanya (arteri dan vena), hati. Beberapa tulang utamanya juga ditunjukkan dokter. Pertanda baik? mudah-mudahan begitu. Beberapa hari sebelumnya, dia sempat membuat khawatir ibunya (ayahnya bilang: ibunya memang selalu khawatir) dengan gerakannya yang kurang jelas terasa. Alhamdulillah, dokter bilang tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Malah, dokternya berkomentar kalau dia termasuk janin yang aktif.

Bicara soal aktif, sesudah pemeriksaan ke dokter itu, bisa dirasakan kalau dia semakin banyak bergerak. Pagi, saat ibunya menyiapkan makanan di dapur. Siang, saat ibunya melakukan aktifitas rutin. Sore, ketika ibunya beristirahat sambil membuka internet. Dan malam, ketika menunggu sang ayah pulang dari kampus. Mudah-mudahan ini pertanda baik.

Satu hal yang jadi pikiran saat ini adalah, bagaimana caranya mempertahankan berat badan ibunya tanpa harus mengurangi asupan kebutuhan vitamin, mineral dan zat-zat lain yang dibutuhkannya. Ibunya sudah naik 10 kilo sekarang, dan dokter sudah memperingatkan dengan mengatakan 'keep your weight'... Oo..

current mood: good

(comment on this)

Saturday, February 14th, 2004
6:48 pm - Menunggunya bergerak..
Dua hari ini rasanya dia tidak terlalu banyak seperti biasanya. Entahlah, kadang yang terasa hanya getaran lemah yang berbeda dari biasanya. Sore ini bahkan, menunggu dia bergerak sepertinya lamaaaa sekali responnya. Mungkin posisi tubuhnya berubah, jadi getaran yang dirasakan karena gerakannya ikut berubah juga efeknya. Mudah-mudahan tidak apa-apa ya, nak.. Mudah-mudahan Allah SWT selalu menjagamu, memberimu kekuatan menjalani fase ini..

current mood: hopeful

(comment on this)

Tuesday, February 10th, 2004
4:25 pm - Tendangan
Semalam diajak bermain oleh ayahnya. Ditepuk di satu sisi, dibalas dengan tendangan. Kadang mesti menunggu beberapa saat untuk merasakan tendangannya. Tapi senangnya... begitu ada respon dari dia. Sebelumnya, respon yang hampir sama diberikan saat ibunya menepuk-nepuk. Meski kadang, ditunggu beberapa lama tidak ada respon. Tapi beberapa kali, tepukan orang tuanya dibalas dengan tendangan. Dan itu menakjubkan..
Subhanallah..
Mudah-mudahan jadi anak yang soleh ya, nak..

current mood: excited

(comment on this)

Friday, February 6th, 2004
7:47 am - Pemeriksaan Pekan Ke 25
Tubuhnya sudah mulai terlihat lebih jelas di layar USG. Dokternya bilang kalau berat badannya sedikit lebih tinggi dari rata-rata. Tapi melihat postur ayahnya, bisa dipahami mengapa itu terjadi. Mungkin dia mewarisi postur tinggi ayahnya. Mudah-mudahan selain mewarisi postur tinggi ayahnya, dia juga mewarisi sifat-sifat baik dari kedua orang tuanya, dan memiliki akhlak yang jauh lebih baik dari orang tuanya.

Berat badan ibunya naik 2 kilo dalam 2 minggu ini. Padahal dokter menganjurkan untuk mempertahankan pertambahan berat hingga 10 kg saja selama kehamilan. Dan hingga pekan ke 25, berat badan ibunya sudah naik hampir 8 kilo. Mudah-mudahan ibu dan anaknya diberi kekuatan dan kesehatan..

current mood: good

(comment on this)

Tuesday, February 3rd, 2004
6:22 pm - Khawatir
cuplikan artikel dari tabloid nakita

Depresi akibat ketakutan/kecemasan yang berlebihan bisa menimpa siapa saja, baik pada calon ibu muda yang baru pertama kali hamil maupun ibu-ibu yang sudah berkali-kali melahirkan. "Pada wanita usia muda, biasanya ketakutannya berkisar soal keadaan kesehatan janinnya dan proses persalinan yang harus dihadapinya kelak. Terlebih jika sebelumnya ia mendengar cerita-cerita seram mengenai proses persalinan. Sementara pada usia tua, ketakutannya lebih karena faktor usia. Ia takut terjadi apa-apa pada kehamilannya karena usianya tak muda lagi itu, 'Kalau ada apa-apa dengan saya, siapa nanti yang akan mengurus anak-anak.' Akhirnya ia jadi melankolik dan tertekan jiwanya."

Biasanya, depresi muncul di usia kehamilan trimester II, saat tubuh tengah mengalami perubahan besar, baik fisik yang membesar maupun hormon yang meningkat. Pada saat-saat seperti inilah ada kecenderungan ibu hamil jadi egois. Ia ingin selalu jadi pusat perhatian. Pokoknya, kala hamil, dorongan ingin diperhatikan itu kuat sekali. Namun bila kepribadian ibu cukup matang, depresi bisa cepat diatasi, karena ia akan gampang diberi pengertian. Hingga, kala kehamilan trimester II dan III, sudah bisa beradaptasi dan lebih tenang.


Kekhawatiran saat kehamilan bisa menimpa siapa saja ternyata. Dalam tahap-tahap tertentu, kekhawatiran ini mungkin bisa dikatakan wajar. Mudah-mudahan kekhawatiran yang pernah dirasakan masih wajar adanya. Khawatir saat menjalani masa-masa suka sekali memakan makanan yang pedas. Atau ketika suatu malam meminum teh, seringkali bertanya-tanya, tidak apa-apakah? Ingat pernah membaca bahwa teh dan kopi kurang baik untuk kehamilan. Padahal meminum tehnya tidak dijalankan setiap hari. Dan itu pun setiap kali meminum hanya sedikit. Atau saat merasa menerapkan sikap tubuh yang salah, takut kalau-kalau yang di dalam terganggu.

Seringkali dihibur dengan 'insya Allah, sudah melakukan yang terbaik. Serahkan pada Allah SWT aja,' setiap kali kekhawatiran itu terlontar. Ya, insya Allah sudah melakukan yang terbaik.. masih perlu usaha untuk terus melakukan yang terbaik, mudah-mudahan Allah SWT meridhoi dan memberi petunjuk.

current mood: hopeful

(comment on this)

Monday, January 26th, 2004
5:35 pm - Kelas Kehamilan
Sabtu lalu berkesempatan ikut kelas kehamilan di rumah sakit. Akan lebih mudah dipahami kalau bahasa pengantarnya bahasa inggris (^_^). Kelas kehamilan di sini berlangsung empat kali. Waktunya 2 minggu sekali. Tiap kali pertemuan berlangsung selama 1,5 hingga 2 jam.

Topik tiap kali pertemuan berbeda. Pertemuan pertama, topiknya tentang nutrisi. Kedua, topiknya adalah postur/sikap tubuh selama hamil. Pertemuan ketiga membahas tentang persiapan melahirkan, termasuk di dalamnya senam hamil. Pertemuan keempat, bahasannya adalah tentang melahirkan.

Sabtu lalu, karena itu adalah pertemuan keempat untuk periode kali ini, topiknya adalah melahirkan. Awal kelas dimulai dengan memutar video tentang proses melahirkan. Subhanallah, Allahu akbar.. selalu saja melihat proses ini, meskipun itu hanya dari layar televisi, merupakan hal yang menakjubkan. Bagi yang pernah menonton acara 'A Baby Story' dari Discovery Channel yang pernah juga ditayangkan di TPI mungkin tidak asing lagi dengan peristiwa detik-detik lahirnya manusia baru ke dunia ini. Subhanallah.. Mudah-mudahan Allah SWT memudahkan proses kelahiran anakku nanti, karena hanya Dia lah yang kuasa mengeluarkan seorang bayi dari kandungan ibunya.

current mood: hopeful

(comment on this)

Saturday, January 24th, 2004
10:46 am - Salju
Kemarin pergi ke ryuugakusei kaikan dengan berjalan kaki. Sisa-sisa salju hari sebelumnya membuat khawatir bersepeda. Licin. Beberapa kali harus berpegangan karena hampir-hampir terpeleset jatuh. Alhamdulillah, sampai di halte bisa dengan selamat. Pernah, ada saat terpelesetnya menimbulkan sakit di bagian perut. Khawatir pasti. Barangkali gerakan tiba-tiba saat itu bisa mempengaruhi yang ada di dalam. Biasanya, setiap kali naik bis jadi moment menyenangkan karena bisa merasakan gerakannya. Tapi ketika berangkat, entah kenapa rasanya kok dia tidak bergerak. Berharap dan berdoa semoga tidak apa-apa. Alhamdulillah, di kelas, gerakannya terasa lagi. Mudah-mudahan gerakan itu menandakan kalau dia tidak apa-apa.

current mood: hopeful

(comment on this)

Thursday, January 22nd, 2004
5:25 pm - Minggu Ke 24
Pemeriksaan rutin ke dokter. Kali ini minggu ke 24 lebih 2 hari. Setidaknya itu yang tertulis di hasil USG yang biasanya menyertakan juga informasi usia kandungan. Alhamdulillah, Kataoka sensei menjawab kalau keadaan anakku baik. Pagi ini pergi ke shimin byouin dengan perjuangan. Perjuangan melewati hamparan salju yang beberapa kali hampir membuat tergelincir karena licin. Kendaraan berjalan lambat. Akibatnya macet di banyak tempat. Tadi tanya soal kelas kehamilan. Kata perawatnya, sabtu ini ada. Tempatnya di shimin byouin juga. Tapi ramalan cuacanya bilang, kalau salju masih akan turun sampai ahad nanti. Bertanya juga soal USG 3 dimensi. Kataoka sensei bilang kalo di shimin byouin gak ada, dan beliau gak tau di Fukuoka ini adanya dimana.

Waktu di USG, seperti biasa dijelaskan soal hasil penampakan di layar. Beberapa kali harus berpikir keras sebelum bisa mengerti gambarnya. Bahkan seringkali, penjelasan yang diberikan terlewat begitu saja karena tetap tidak bisa juga membayangkan gambarnya. Terlihat ada yang berdetak teratur, katanya itu jantung bayi yang berdetak. Ada saat lain bertanya apa yang tampak di layar seperti sebuah lingkaran kecil, dijawab bahwa itu lututnya. Selama dokternya bilang kalau hasil penampakan di layar menunjukkan keadaannya baik-baik saja, ketidakmengertian itu rasanya tidak perlu terlalu dipikirkan. Insya Allah, ada Allah SWT yang akan menjaganya. Mudah-mudahan, amiin.

current mood: excited

(comment on this)

Wednesday, January 21st, 2004
11:09 am - Aktif Bergerak
Rasanya anakku lebih banyak bergerak kalau ibunya sedang duduk. Saat duduk di depan komputer, di bis, atau di tempat kursus. Mungkin karena saat itu lebih santai, karena aktivitas ibunya relatif sedikit. Jadi lebih dirasakan gerakannya. Bukan berarti saat lain dia tidak bergerak, mungkin ibunya kurang bisa merasakan karena melakukan aktivitas lain. Pernah juga diajak bermain. Sederhana, hanya dengan menepuk bagian dimana dia menendang. Beberapa kali dia menendang lagi, kadang di tempat yang sama, kadang di tempat yang berbeda. Katanya, permainan ini dapat memicu perkembangan kecerdasan janin (buku ayahbunda, 9 bulan yang menakjubkan). Senang juga rasanya, diajak bermain-main seperti itu.

Ada saat-saat gerakannya kurang terasa. Kalau sudah begitu, biasanya langsung bertanya-tanya. "Dede gak papa kan? ayo dong tendang ibu lagi.." Atau bertanya pada ayahnya, "Si dede kok gak bergerak ya. gak papa kan?" Biasanya diikuti dengan jawaban "gak papa, insya Allah." Mudah-mudahan Allah SWT selalu menjaga, karena Dia-lah sebaik-baik penjaga.

current mood: excited

(comment on this)

10:02 am - Kelas Kehamilan
Kemarin Bu Huda menanyakan soal keikutsertaan pada kelas kehamilan. Pertanyaan yang baru akan diajukan ke Kataoka Sensei Kamis besok, saat pemeriksaan rutin bulanan. Informasinya, kelas kehamilan dimulai siang hari. Mudah-mudahan tempatnya tidak jauh dari rumah, lebih bagus kalau tempatnya di shimin byouin. Pengen ikutan, karena dari beberapa literatur bisa disimpulkan bahwa kelas kehamilan penting untuk diikuti, apalagi untuk mereka yang baru pertama hamil.

(1 comment | comment on this)

Monday, January 19th, 2004
7:46 pm - Keajaiban Dalam Rahim Ibu
Dan apakah manusia tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata. Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang-belulang yang telah hancur luluh?” Katakanlah: “Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya pada kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk.” (QS. Yaasiin, 36:77-79)
keajaiban dalam rahim ibu )

current mood: thoughtful

(comment on this)

Thursday, December 18th, 2003
4:31 pm - Education begins in the Womb
"Verily the creation of everyone of you is brought together in the mother's womb as a drop of semen for forty days, then it becomes a clot for the same period, then it becomes a blob of flesh for the same period. Then the angel will be sent unto it to blow into it a spirit (ruh), and the angel ordered (to carry out) with four instructions: to write down his livelihood, the span of his life, his deeds, and either he is wretched or fortunate..."
And so goes the first part of one of the most well-known hadeeth recorded by Bukhari and Muslim on the subject of Qadr (predestination).

The significance of this hadeeth is that science has recently verified this process of embryo/foetus development. That is, six weeks (roughly 40 days) after fertilisation, the embryo is developed (from zygote - sperm & ovary - to embryo); then another 6 weeks (roughly another 40 days) it develops into a foetus (a clot); after which for about the same period (again roughly another 40 days) it develops into the recognisable human form (a blob of flesh).

Science has also verified that the foetus can think. Before 120 days the foetus does not think: "The brain of the foetus appears to be electrically silent during the first six weeks of life. After this time, slowly activities of low intensity occurs. So although the brain is at least 'moving', it is not 'thinking' in any real sense." (The Thinking Foetus) But after 120 days, when the spirit (ruh) enters the foetus, brain activities place: "The foetus becomes conscious sometime during the second trimester...There is ultrasound evidence that about 23 weeks (161 days) the foetus dreams. Dreaming is certainly an indication of the presence of the mental capabilities required for thought..." (The Thinking Foetus)

There are numerous other things which the foetus can do in this period. Such as expressing emotions (happiness, fear, disgust etc.) through it's facial expressions. It can show anxiety through the sucking of the thumb, assert itself and protest through kicking, and it develops memory.

One other important development during this stage is the ability to distinguish and recognise sounds. Experiments have been carried out that proved this:

When words were repeated by the mother to her foetus, after it is born, the baby will prefer
A newborn will prefer a story that has been read twice a day to it, when it was a foetus, to a new one.
A newborn will recognise and copy its mother's words.
When a theme music to a program was played, a newborn whose mother watched the show during pregnancy, will calm down.

What is significant about this is that babies can be taught the Quran (or some surahs (chapters) from the Quran) while they were in their mother's womb.
Imagine if you were to read the Quran everyday to your foetus, by the time it is born, inshaa Allah, it will prefer the Quran over other books and sounds. It will recognise the Quran and try to copy it, and it will use the recitation of the Quran to find solace. Is that not what we all want for ourselves, let alone for your child? Imagine your reward when you have bestowed, with Allah's Grace, this tremendous gift on your child. Your reward will be two-fold: one for you for reciting the Quran, the other for you and your child for having taught him the Quran.

Even if you cannot read the whole Quran, whatever you can read, inshaa Allah, will benefit the both of you. A few surahs twice a day will engender a love of the Quran in your child.

So the next time that you are pregnant, inshaa Allah, instead of watching TV or listening to music, reach for the Quran and start reciting.


---taken from ummah.com----

current mood: awake

(1 comment | comment on this)



> top of page
LiveJournal.com